Tips

Cara Efektif Mengatasi Kejang Otot Punggung

Selama 24 jam, punggung manusia tetap bekerja sepanjang hari. Meski dalam kondisi tidur sekalipun, punggung tetap menjalankan fungsinya untuk menjaga tubuh. Karena selalu bekerja tanpa henti, kadang mengakibatkan punggung mengalami kejang otot.

Kejang pada otot punggung terjadi karena adanya kontraksi otot punggung secara tiba-tiba tanpa disadari serta memberi efek rasa nyeri. Back pain termasuk kategori rasa nyeri yang terletak pada punggung sudut bawah kosta (tulang rusuk) hingga lumbosakra; (sekitaran tulang ekor) dan nyeri ini dapat menjalar ke daerah lain seperti pangkal paha dan punggung bagian atas.

Kejang otot yang terjadi pada punggung dapat ditimbulkan akibat otot yang tiba-tiba tertarik saat beraktivitas atau karena saat berolahraga Anda mengalami cedera. Tak hanya itu, ketika Anda mengangkat beban yang berat juga dapat mengakibatkan otot mengalami kejang. Rasa sakit yang ditimbulkan akibat kejang otot biasanya terjadi di area punggung bawah dan akan terasa tambah sakit saat Anda membungkukkan badan ataupun memutar punggung.

Berikut ini beberapa hal umum penyebab kejang otot.

Penyebab kejang otot

  • Cedera Otot

Cedera otot sering mengakibatkan kejang otot punggung. Cedera otot dapat terjadi karena kecelakaan traumatis tunggal atau penggunaan obat yang berlebihan atau chronic muscular exertion.

Gerakan berulang pada tulang belakang seperti ketika bermain tenis, bulu tangkis, bisbol, kriket, squash, golf dan bola tangan dapat memicu cedera atau peradangan pada otot.

Kejang otot juga rawan dialami oleh orang-orang yang memiliki otot punggung bawah yang cenderung lemah.

  • Olahraga

Kejang otot pada punggung terjadi saat otot tegang atau meradang. Dorongan apa pun dapat memicu otot dan tendon punggung bawah robek. Sorongan tersebut dapat terjadi saat seseorang melakukan olahraga seperti basket, angkat besi, golf, sepak bola dan bisbol.

  • Postur tubuh salah

Postur tubuh yang salah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kejang otot punggung. Latihan fisik atau melakukan kegiatan rumah tangga dapat menyebabkan otot mengalami kejang. Mengangkat beban yang berat dengan cara yang salah bisa menyebabkan otot punggung meregang secara berlebihan. Menekuk lutut sangat dianjurkan saat mengangkat beban berat dari lantai. Postur tubuh yang salah saat berdiri, tidur atau duduk dapat memicu masalah punggung.

  • Kurang gizi

Kurang nutrisi mineral terutama kalsium dan kalium akan menyebabkan kadar elektrolit rendah dan akan memicu kejang otot. Kekurangan garam juga dapat mengakibatkan otot mengalami kejang.

  • Penyebab lain

Masalah saraf yang cukup serius dapat menjadi penyebab lain terjadinya kejang otot punggung. Apabila Anda mengalami kejang otot yang parah dan sangat menyakitkan di bagian leher atau punggung, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi.

Kondisi ini bisa merupakan gejala pecah atau menonjolnya ruas tulang belakang yang jika tidak segera ditangani maka dapat memicu konsekuensi serius. Kejang pada otot punggung juga dapat dijadikan sebagai indikasi masalah kesehatan seperti kelelahan otot atau saraf yang rusak.

Untuk mengatasi kejang otot, ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan sendiri dirumah. Berikut ini penjelasannya.

Langkah Atasi Kejang Otot Punggung

  • Konsumsi Obat

Obat untuk meredakan rasa nyeri seperti acetaminophen atau ibuprefon (paracetamol) dapat mengobati nyeri otot serta rasa nyeri punggung bagian bawah. Jenis obat relaksan otot antara lain seperti carisopodol (Soma dan Vanadom) serta Cyclobenzeprine (Flexil dan Fexmid) juga mampu membantu meringankan gejala kejang otot.

Anda juga bisa mengobati kejang otot di punggung dengan melakukan suntik anti radang atau kortison. Namun akan lebih baik apabila Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan menggunakan obat tertentu.

  • Lakukan Pemijatan

Kombinasi dari terapi pijat serta  peregangan ringan dinyatakan bisa mengurangi rasa sakit serta pembengkakan yang disebabkan akibat kejang otot punggung. Pijat peregangan juga mampu untuk meningkatkan sirkulasi darah menuju ke otot punggung untuk dapat  membantu mengeluarkan zat yang menyebabkan peradangan. Tak hanya itu, pijat juga dapat memperluas jangkauan ari gerakan otot punggung dan juga mencegah kram otot.

Cara untuk  melakukan pijatan yaitu dengan memposisikan tubuh agar berbaring di lantai atau kasur dengan posisi kedua tangan lurus di samping tubuh. Selanjutnya, otot perut di kencangkan dan doronglah punggung Anda ke lantai dengan perlahan. Tahan selama 12 detik sebelum selanjutnya kembali pada kondisi seperti semula.

  • Kompres

Untuk meredakan sakit peradangan yang terjadi di punggung yang mengalami bengkak atau memar, Anda dapat mengobatinya dengan menggunakan kompres dingin. Suhu rendah akan dapat bekerja merangsang penyempitan pembuluh darah sehingga nantinya akan menurunkan jumlah darah yang mengalami kebocoran pada area tersebut. Balutlah kompres es dengan menggunakan washlap yang bersih dan tempelkan selama 15 – 20 menit di area yang dimaksud. Jika hendak mengulangnya, lebih baik dijeda dulu sekitar 20 menit sebelum mengompresnya kembali.

Selain dengan menggunakan kompres yang  dingin, Anda juga dapat menggunakan kompres yang hangat. Kompres hangat pada umumnya digunakan sebagai pereda  nyeri otot atau sendi yang telah berlangsung lama. Dalam penggunaan kompres hangat, disarankan untuk menggunakan suhu pada kisaran 40-50° C. Pengaplikasiannya yaitu dengan cara menempelkan kompres diare yang terasa nyeri, biarkan beberapa saat tetapi tak lebih dari 20 menit. Perlu diketahui untuk menggunakan kompres yang hangat, Anda tidak boleh langsung menempelkan kompres tersebut pada area yang baru mengalami kejang otot.

  • Olahraga Ringan

Peregangan ringan seperti mengangkat kaki ke udara dapat membantu melemaskan otot-otot yang sering kejang sekaligus memperkuat otot punggung dan perut.

Cara melakukannya adalah dengan membaringkan tubuh lalu mengangkat kaki kanan dan kaki kiri secara bersamaan. Posisikan tangan dan kaki tetap lurus. Tahan posisi tersebut kurang lebih selama 12 detik sebelum kembali ke posisi awal. Ulangilah latihan dengan mengangkat kaki kanan dan kiri secara bergantian. Sebanyak 20 kali tiap sesinya.

 

  • Istirahatkan Punggung

Ketika mengalami otot kejang terlebih jika parah, istirahatkan dahulu punggung Anda dan jangan melakukan banyak gerakan. Hindarilah terkena tekanan pada area punggung bagian bawah dengan cara meletakan bantal pada bagian bawah lutut, entah saat tidur dengan posisi terlentang maupun posisi miring.

Jika gejala kejang otot punggung tak juga membaik setelah melakukan perawatan, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter agar mendapat diagnosis yang akurat. Pengobatan yang akurat akan membantu mencegah kondisi yang semakin parah.

Nah demikian informasi mengenai kejang otot punggung. Semoga dapat membantu Anda dan selamat mencoba.