Tips

Minyak Essensial Terbaik untuk Kesehatan

Minyak essensial adalah konsentrat minyak yang diperoleh melalui proses tertentu dari berbagai bagian tanaman. Di Indonesia, minyak essensial juga dikenal sebagai minyak atsiri. Minyak ini dapat diperoleh dari hasil ekstraksi batang, bunga, daun, biji, buah dan lain lain dengan langkah pembuatan yang spesifik dan berdasar pada hasil penelitian yang mendalam.

Karena sifatnya yang berupa ekstrak atau konsentrat, maka penggunaan minyak essensial tidak membutuhkan jumlah yang banyak. Jika kualitasnya bagus, cukup dengan 1-5 tetes saja penggunaannya sudah cukup, disesuaikan dengan kondisi masing-masing.Sumber Makanan Pembakar Lemak Saat Tidur untuk membakar kalori berlebih.

Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan minyak essensial, salah satunya minyak chamomile untuk diteteskan pada bak mandi dengan air panas yang dipercaya mampu mengatasi pegal-pegal dan menurunkan stres. Minyak essensial dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan, bergantung pada nilai farmakologi dan utilitas pada minyak tersebut. Berikut ini berbagai jenis minyak essensial serta manfaatnya.

Jenis dan Manfaat Minyak Essensial

  • Minyak Chamomile

Minyak chamomile sering digunakan dalam keperluan sehari-hari seperti sebagai minyak gosok, minyak mandi dan juga dapat dicampur dengan teh hangat. Minyak ini memiliki sifat mudah larut sehingga dapat dicampur dalam teh untuk mengobati gangguan pencernaan.

Selain itu, minyak ini dapat membantu mengurangi stres atau depresi dan juga rasa cemas berlebih saat dijadikan sebagai minyak pijat. Aroma minyak ini dapat memberi sensasi relaksasi. Minyak ini juga dapat dijadikan sebagai pembersih dalam mengobati jenis penyakit kulit.

  • Minyak Eucalyptus

Minyak eucalyptus atau minyak kayu putih adalah salah satu minyak yang biasa digunakan untuk meringankan gejala flu, batuk, perut kembung dan juga demam. Selain itu minyak kayu putih juga bermanfaat untuk penghangat badan, mengurangi rasa sakit, mengobati gatal-gatal akibat gigitan serangga dan efek pembengkakan serta sebagai antiseptik untuk mengobati luka.

  • Minyak Lemon

Buah lemon merupakan buah yang terkenal berkat rasanya yang asam. Saking asamnya, buah ini bahkan dijadikan sebagai pembersih yang efektif. Aroma yang ditimbulkan berkat buah ini juga segar, tak jarang banyak pengharum ruangan yang menggunakan aroma buah ini. Selain itu, minyak lemon juga membantu meringankan gangguan pada pencernaan, membantu membuat kulit wajah yang berminyak menjadi bersih dan mencegah serta menghilangkan jerawat.

  • Minyak Lavender

Minyak essensial yang berikutnya yaitu minyak lavender, minyak yang dimanfaatkan sebagai penghilang stres dan menenangkan pikiran. Penggunaannya yaitu dengan menambahkannya beberapa tetes ke dalam bak mandi air panas untuk mandi.

Cara memperoleh ekstrak lavender yaitu dengan melakukan ekstraksi terhadap bunga lavender. Minyak essensial yang satu ini memiliki sifat terapi sehingga banyak digunakan untuk mengobati gangguan mental. Pengobatannya yaitu dengan teknik pemijatan dan mandi air panas yang sudah diberi campuran minyak lavender.

  • Minyak Cendana

Minyak cendana merupakan salah satu jenis minyak essensial yang bermanfaat sebagai bahan untuk perawatan kecantikan kulit serta wajah. Minyak cendana juga bisa dijadikan obat alami untuk mengatasi jenis penyakit tertentu seperti penyakit saluran kemih dan gangguan pernafasan.

Cara penggunaannya yaitu dengan mencampurkannya dengan air hangat yang akan digunakan untuk mandi sehingga tubuh nantinya menjadi rileks dan sehat.

 

Pengobatan yang tengah populer akhir-akhir ini adalah pengobatan alami dengan bahan-bahan herbal yang diperoleh dari alam. Untuk kesehatan jangka panjang, sebaiknya Anda juga menggunakan minyak essensial.

Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, Anda perlu menggunakan minyak essensial yang berkualitas. Kualitas minyak essensial sendiri dipengaruhi oleh tahap pembuatannya. Tidak setiap minyak essensial memiliki efek kesehatan. Banyak juga produk yang hanya sekedar berfungsi sebagai pewangi. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui seputar minyak essensial.

  • Minyak Essensial Memiliki Konsentrasi Tinggi

Minyak essensial bukan lah minyak yang sesungguhnya. Produk ini merupakan kandungan dengan konsentrasi tinggi yang didapat dari berbagai tumbuhan. Penggunaan kata minyak adalah karena tekstur dan wujudnya yang menyerupai minyak. Biasanya untuk menghasilkan 1 pon minyak essensial mawar, dibutuhkan sekitar 5.000-10.000 pon kelopak mawar.

  • Gunakan Sesuai Takaran

Minyak essensial memiliki konsentrasi yang tinggi sehingga  takaran penggunaannya juga perlu disesuaikan. Tidak dianjurkan untuk menggunakan minyak essensial secara berlebih karena dapat menimbulkan alergi hingga rasa gatal. Sedangkan apabila dihirup secara berlebih bisa menimbulkan mual, pusing hingga pingsan. Maka dari itu ikutilah selalu petunjuk yang tertera pada kemasan minyak tersebut.

  • Tidak Semua Minyak Essensial Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Bagi para ibu hamil, penggunaan minyak essensial malah tidak dianjurkan karena akan mempengaruhi hormon dan berbagai aspek kesehatan hingga ke janin. Beberapa minyak essensial memang aman untuk ibu hamil, terutama saat trisemester pertama, selain itu pepper mint juga dapat meningkatkan produksi ASI, namun akan lebih baik jika Anda melakukan konsultasi dengan dokter.

  • Letakkan di tempat yang tepat

Minyak essensial berkualitas akan ditempatkan di botol kaca berwarna gelap. Hal ini dilakukan agar menghindari oksidasi sekaligus untuk menjaga kualitasnya. Minyak essensial tidak boleh dibungkus menggunakan wadah plastik karena kandungan plastik akan terurai dengan minyak essensial dan berdampak pada kualitasnya. Hal berikutnya yaitu minyak ini tidak boleh didekatkan dengan sumber panas karena sifatnya mudah terbakar.

  • Jauhkan dari Jangkauan Bayi dan Anak-anak

Lebih baik tidak menggunakan minyak essensial di sekitar bayi dan balita. Apabila ingin menggunakan minyak essensial dengan membakarnya, Anda perlu menghindari jenis minyak yang mengandung 1,8 cineola atau eukaliptol. Komponen tersebut dapat menghambat pernafasan bayi. Minyak essensial yang aman digunakan di sekitar bayi antara lain adalah minyak dari Lemon grass, ylang-ylang dan jasmine yang difungsikan sebagai diffuser.