Tips

Sumber Makanan Pembakar Lemak Saat Tidur

Saat tidur pada malam hari, tubuh tetap melangsungkan pekerjaannya untuk membakar lemak secara alami. Tubuh bekerja membakar lemak secara terus menerus selama 24 jam setiap harinya. Dalam kurun waktu 8 jam Anda tertidur, tubuh akan membakar sekitar 400-500 kalori.

Untuk mengoptimalkan proses pembakaran lemak saat tertidur, Anda dapat mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan yang tepat yaitu yang mampu membantu tubuh untuk membakar lemak. Nah, biasanya makanan yang membantu membakar lemak saat Anda tertidur adalah makanan yang umumnya memiliki kalori yang rendah tetapi bergizi tinggi.

Tak hanya dikonsumsi saat menjelang tidur, makanan pembakar lemak juga bisa dikonsumsi sepanjang hari. Namun perlu diingat, tidak semua makanan dapat membantu membakar lemak. Jadi jangan asal memilih makanan jika tak ingin perut berubah menjadi buncit. Sebaiknya, pilihlah 5 jenis makanan pembakar lemak yang rendah kalori.

Makanan Rendah Kalori Pembakar Lemak

  • Teh Hijau

Teh hijau memiliki kandungan antioksidan flavonoid yang tinggi yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang mengakibatkan metabolisme menurun serta membantu membakar kalori saat Anda tertidur sekalipun. Selain itu, teh hijau juga mampu mendetoksifikasi tubuh saat tertidur dan nantinya akan dikeluarkan dalam bentuk air seni (buang air kecil).

Untuk mendapat manfaat yang optimal dan efektif dari teh hijau, maka dibutuhkan cara yang tepat dalam mengolahnya. Cara yang dimaksud adalah cara menyeduhnya. Daun teh hijau lebih baik diseduh dengan air panas, lalu dibiarkan agar dingin baru dapat diminum. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan penyerapan lemak ke tubuh.

Teh hijau lebih baik dikonsumsi satu jam sebelum memasuki waktu makan berat dengan menu protein yang tinggi. Teh ini juga baik dikonsumsi sebelum Anda melakukan olahraga. Tujuannya yaitu agar proses pembakaran lemak dalam tubuh menjadi lebih optimal.

  • Gandum Utuh

Dalam gandum utuh, terdapat kandungan yang mampu bekerja untuk membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh seiring dengan dijaganya tingkat insulin rendah. Gandum utuh menjadi salah satu sumber karbohidrat kompleks dan serat yang sangat baik bagi tubuh yang bekerja merangsang metabolisme baik saat tubuh terjaga maupun saat terlelap.

Khusus bagi Anda yang tengah melaksanakan program diet, gandum bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Hal ini dikarenakan gandum memiliki nilai gizi yang tinggi yang mampu bekerja menghilangkan lemak berlebih dalam tubuh. Konsumsi gandum tanpa gula atau lemak topping juga akan membantu mencegah asupan kalori berlebih dalam tubuh.

Salah satu nutrisi penting guna membantu menurunkan berat badan adalah serat. Serat akan bekerja membuat rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah Anda untuk makan berlebihan. Agar didapat kadar serat yang lebih tinggi, maka Anda dapat mengonsumsi gandum dengan tambahan makanan seperti blackberry, raspberry, stroberi maupun blueberry.

  • Buah Citrus

Buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, jeruk bali, serta  tomat kaya akan vitamin C yang mampu merangsang kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Vitamin C akan berperan dalam pemrosesan lemak dalam tubuh, cara kerjanya yaitu mempercepat proses dengan mengencerkan lemak lalu menghilangkan lemak berlebih di tubuh.

Buah citrus dipercaya mampu meningkatkan kerja metabolisme tubuh. Semakin cepat kera metabolisme, maka lemak yang dibakar akan semakin cepat dan banyak. Buah dari keluarga jeruk ini juga memiliki sifat diuretik alami yang dapat membantu membersihkan usus dari tumpukan sisa makanan pemicu sembelit. Jika dipikirkan kembali, semakin banyak makanan yang mengeras dan menumpuk lama di usus maka berat badan akan semakin bertambah.

Menariknya lagi, buah citrus ini juga mampu merawat kulit kita saat malam hari. Untuk itu, disarankan agar minimal mengonsumsi buah n=ini sekali dalam seminggu.

  • Susu dan Produknya

Susu rendah lemak (susu skim) atau yang tanpa lemak (fat free) adalah makanan pembakar lemak yang baik dikonsumsi saat sebelum tidur. Hal ini juga berlaku untuk produk olahan susu seperti yoghurt rendah lemak atau keju, baik keju swiss, feta, permesan maupun mozarella.

Kandungan kalsium dan mineral dalam susu bekerja sama untuk meningkatkan kerja metabolisme tubuh dalam membakar lemak saat tidur. Susu juga menjadi sumber karbohidrat kompleks yang membantu menjaga kadar insulin agar tetap rendah. Dengan kadar insulin rendah, maka metabolisme dan pembakaran kalori akan meningkat.

Agar dapat merasakan manfaatnya, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi susu sebanyak 1.200 – 1.300 mg kalsium per-harinya. Dalam segelas susu berukuran 250 ml terdapat kalsium sebanyak 300 mg. Maka dari itu cobalah untuk mengonsumsi setidaknya 3-4 porsi susu rendah lemak tiap harinya, baik dalam bentuk murni maupun olahan seperti yoghurt dan keju untuk membantu tubuh membakar lemak.

  • Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, kacang kedelai, kacang merah dan kacang lainnya merupakan sumber protein nabati yang dapat membantu menjaga agar berat badan Anda lebih stabil.

Serat dan protein dari bahan nabati membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat dicerna oleh tubuh. Metabolisme tubuh yang tinggi mampu membakar lemak lebih cepat dan juga menjaga kadar insulin tetap seimbang sehingga kacang- kacangan juga dianggap mampu menurunkan resiko diabetes melitus tipe 2. Kacang mengandung sederet vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan, untuk itu, jadikanlah segenggam kacang panggang sebagai kudapan atau racik semangkuk sup kacang merah untuk menghangatkan perut sebelum tidur.

Untuk memiliki berat badan yang ideal, tak cukup hanya dengan menerapkan pola makan yang sehat. Anda perlu untuk mendampinginya dengan rutin melakukan aktivitas fisik yang dapat membantu membakar lemak dengan hasil yang lebih optimal.

Hal Yang Membantu Pembakaran Lemak Saat Tidur

  • Makan malam low sodium

Agar pembakaran lemak dalam tubuh dapat berlangsung optimal, Anda perlu membatasi konsumsi garam. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran sehat yang dikukus serta makanan yang tinggi protein namun rendah lemak dan yang paling penting adalah menghindari penggunaan garam untuk tiap makanan Anda.

  • Latihan angkat berat

Dengan melakukan olahraga angkat berat, maka massa otot akan meningkat dan membantu tubuh untuk membakar kalori lebih banyak.

  • Banyak minum air putih

Air putih berfungsi membersihkan sistem pencernaan tubuh. Kesehatan sistem pencernaan akan turut mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum, termasuk membantu dalam pembakaran lemak.

  • Batasi asupan karbohidrat

Sebaiknya hindari konsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Maksimal makanlah asupan yang tinggi karbohidrat 2 jam sebelum tidur agar Anda tidak mengalami gangguan susah tidur akibat terlalu kenyang.

Saat jumlah karbohidrat menurun, tubuh akan mulai untuk menggunakan kalori guna membakar lemak sehingga energi akan tetap dihasilkan. Proses ini akan tetap berlangsung meskipun tubuh tengah tertidur, jika sebelumnya tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat maka tubuh akan lebih banyak membakar kalori dan lemak untuk menghasilkan energi.